13 January 2021 00:08 WIB

Mengencangkan Baut Terlalu Kencang Bisa Berbahaya

Ketika melakukan perbaikan pada mobil, maka banyak hal yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah kekencangan baut pada setiap komponen. Tentunya, baut yang lepas di tengah jalan merupakan keinginan terakhir yang ada di benak pikiran kita.

 Sehingga, banyak orang yang mengencangkan baut dengan sangat kencang. Bahkan sampai-sampai menggunakan alat khusus yang bisa mengencangkan baut dengan maksimal hingga sulit dibuka.

Tetapi, apakah itu aman? Tidak sepenuhnya. Baut memang bisa menjadi kencang, tetapi bila terlalu kencang, maka malah bisa menimbulkan masalah.

Seperti contoh sederhananya adalah baut roda yang dipasang terlalu kencang. Ketika dalam kondisi darurat misalnya saat harus mengganti ban dengan ban cadangan di pinggir jalan, malah mengalami kesulitan membuka baut. Belum lagi bila baut tersebut justru oblak dan rusak karena tidak kuat.

Dan ya, baut bisa mengalami kerusakan. Tidak semua baut diciptakan serupa dan kekuatannya pun berbeda-beda. Bila terlalu kencang, bahkan baut bisa pecah dan tidak berguna lagi.

Selain baut mengalami kerusakan, bagian mobil yang dibaut juga bisa mengalami kerusakan karena tekanan yang sangat tinggi, misalnya deformasi.

Untuk itu, ketika mengencangkan baut, hanya perlu dikencangkan secukupnya. Hal ini bisa diukur dengan seusatu yang dinamakan torque rating. Dengan mengetahui spesifikasi baut dan komponen, maka ada nilai torsi tertentu yang bisa dipasangkan. Diperlukan alat bernama torque wrench yang bisa mengaplikasikan torsi tersebut secara spesifik dan akurat.

Sehingga, mengencangkan baut pun bisa jadi sebuah pekerjaan yang memerlukan tingkat presisi yang cukup tinggi. Tentunya, ketika melakukan perbaikan di bengkel resmi Hyundai, akan mendapatkan perbaikan yang terbaik dan terpresisi untuk mobil Hyundai anda.

 

Share